Jikahard disk dinonaktifkan di BIOS, maka OS tidak akan dapat mendeteksinya, sehingga disk tidak muncul di Windows. Oleh karena itu, Anda perlu memeriksa apakah hard disk Anda dinonaktifkan di BIOS atau tidak. Langkah 1. Restart komputer Anda dan tekan F2 atau Del sampai Anda masuk ke BIOS. Langkah 2.
AsusX453M selalu masuk ke menu bios.Cara 1 : Coba update versi bios, download di web asus resmi.Cara flash ada simak video diatas.Jika cara 1 laptop masih k
Untukitulah, berikut ini cara-cara mengatasi hardisk tidak terbaca di BIOS dengan membersihkannya: Siapkan obeng dan hardisk; Terdapat 6 baut pada hardisk yang perlu dilepas dengan obeng; Buka semua baut tersebut; Di dalam mesin hardisk terdapat beberapa pin, bersihkan semua pin dengan penghapus secara perlahan (baik pin depan maupun belakang)
CARAMUDAH MEMPERBAIKI HARDISK TIDAK TERBACA DI BIOS ATAU KOMPUTER LAPTOP - YouTube. CARA MUDAH MEMPERBAIKI HARDISK TIDAK TERBACA DI BIOS ATAU KOMPUTER LAPTOP. Watch later.
CaraMemperbaiki Hardisk Tidak Detek Di Bios Komputer. Cara memperbaiki hardisk eksternal yang rusak atau tidak terbaca di laptop atau komputer sebenarnya cukup sederhana. Kerusakan hard drive biasanya disebabkan oleh kesalahan pada driver atau sistem operasi komputer Anda.
Langkahawal Anda harus melihat pengaturan BIOS tersebut, dimana hardisk disetting OFF sehingga tidak terbaca. Solusinya rubah pengaturan hardisk pada BIOS setting hardisk ON. Cek arus listrik pada kabel hardisk, kesalahan kecil seperti ini sering terjadi jika Anda tidak memperhatikan benar-benar saat pemasangan hardisk seperti kabel terputus, keslahan memasang tidak sesuai tempat dll, dalam
Caramengatasi laptop freeze agar tidak terjadi berulang kali adalah dengan mengecek kondisi memori dari PC tersebut. Setidaknya ada dua memori utama yang harus diperiksa, yaitu hardisk (HDD atau SSD) dan RAM. Ini dikarenakan hang atau freeze-nya sebuah laptop sangat sering terjadi dikarenakan dua komponen ini bermasalah.. "/>
Sekarangcentang hardisk yang berformat dynamic. Cara memperbaiki hardisk eksternal yang tidak terbaca dengan baik. Hardisk Tidak Terbaca Di Bios Laptop Asus Cara Untuk mengatasi masalah ini, salah satu cara yang bisa kalian lakukan adalah dengan mengupdate driver, seperti berikut ini: Cara mengatasi hardisk tidak terbaca. Berikut cara mengatasi partisi hardisk tidak terbaca di windows
Klikpada tab "Tools", kemudian pilih "Check Now", lalu klik "Start". Apabila Sedulur ingin membersihkan hardisk dari bad sector, maka pilih opsi "Defragment Now". Selain itu, fitur Defragment juga dapat diakses dengan cara, klik "Start Menu > All Programs > Accessories > System Tools > Disk Defragmenter". 2.
2 Mengatasi Booting karena Masalah Hardisk. Untuk mengatasi masalah komputer tidak bisa masuk BIOS yang dikarenakan oleh Hardisk yang tidak terdeteksi adalah dengan cara sebagai berikut; cek kabel IDE atau SATA dan pastikan jika kabel sudah terpasang dengan benar.
pqUNhg. Salah satu masalah yang kerap terjadi pada komputer adalah hardisk tidak terbaca di BIOS. Tentu saja, penting untuk mengatasinya segera agar bisa digunakan kembali. Sebelum itu, pastikan Anda mempelajari dahulu apa saja penyebabnya agar perangkat ini dapat bekerja kembali secara normal. Penyebab Hardisk Tidak Terbaca di BIOS Keberadaan hardisk bermanfaat untuk melakukan penyimpanan data serta sistem operasi. Baik itu pada laptop maupun PC. Jika perangkat tersebut tidak terdeteksi pada BIOS tentu saja akan menjadi masalah baru bagi pengguna. Lalu apa saja penyebabnya? Simak ulasan berikut 1. Bad Sector Penyebab pertama dari masalah ini adalah terjadinya bad sector. Apa yang dimaksud dengan hal tersebut? Yaitu adanya sebuah kerusakan fisik dalam hardisk sehingga menyebabkan keberadaannya tidak terdeteksi atau terlihat pada BIOS di perangkat Anda. Adapun salah satu contohnya seperti piringan hardisk yang sudah mengalami kerusakan. Tentu saja hal tersebut menjadikan hardisk error sehingga sistem komputer tidak berhasil membacanya. Oleh sebab itu, pastikan mencoba mengecek seluruh komponen tempat penyimpanan data ini. 2. Salah Instalasi Jika komponen hardisk Anda masih bagus, maka bisa jadi penyebabnya adalah hal lain. Salah satunya seperti terjadinya kesalahan instalasi. Artinya, pemasangan perangkat keras tersebut salah sehingga sistem komputer tidak dapat membaca keberadaannya. Terlebih, pemasangan hardisk disini tentunya tidak boleh Anda lakukan secara sembarangan. Termasuk asal-asalan menginstalnya. Pastikan untuk mengecek dahulu bahwa koneksinya dengan PSU maupun Motherboard sudah benar-benar tepat pada pin. 3. Pin Hardisk Kotor Penyebab hardisk tidak terbaca di BIOS lainnya adalah pin yang kotor. Tentu saja hal ini dapat menjadi masalah tersendiri secara tidak sadar. Oleh karena itu, jangan sampai mengabaikan hal ini karena bisa jadi permasalahan serius. Terutama jika tingkat kekotorannya sudah cukup tinggi. Pin hardisk sendiri memang termasuk perangkat yang sering kotor. Tidak heran jika tidak dapat terbaca pada bios karena sistemnya error. Untuk itu, selalu jaga kebersihan pada bagian tersebut supaya fungsi HDD tersebut jarang mengalami masalah. Cara Mengatasi Hardisk Tidak Terbaca di BIOS Setelah mempelajari tentang berbagai penyebab di atas, maka pastikan Anda segera mengetahui cara mengatasi hardisk tidak terbaca di BIOS. Tentu saja langkah-langkahnya cukup sederhana sehingga bisa langsung praktek sewaktu-waktu saat memerlukan. Di bawah ini tutorial lengkapnya 1. Update BIOS Agar hardisk dapat terdeteksi di BIOS langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengupdatenya terlebih dahulu. Pasalnya, terkadang jika perangkat keras ini baru maka memerlukan versi terbaru pula. Oleh karena itu pastinya memperbarui BIOS-nya juga. Jika sudah melakukan update, maka cek kembali apakah hardisk tersebut sudah bisa terlihat atau belum. Apabila belum, maka cobalah menerapkan cara mengatasi hardisk eksternal tidak terbaca di BIOS lainnya. Pada beberapa perangkat lain sendiri mungkin masih memakai versi BIOS lama serta tetap dapat terdeteksi. 2. Bersihkan Pin Hardisk Apabila melakukan update BIOS masih belum berhasil, jangan ragu untuk mencoba membersihkan PIN hardisk. Sebelum itu, pastikan menyiapkan beberapa peralatannya terlebih dahulu. Mulai dari tisu kering, obeng, kuas, hingga alat penghapus. Setelah itu, mulai lekukan pembersihan secara hati-hati. Caranya Siapkan hardisk dan obeng Pakai obeng untuk melepas semua baut lalu buka Jika sudah, akan terlihat mesin hardisk Terdapat beberapa pin yang perlu dibersihkan dahulu memakai penghapus Bersihkan mulai dari bagian depan maupun belakang pin Pakai kuas untuk membersihkan sisa penghapusnya Terakhir, kembali pasang bautnya Selanjutnya cek hardisk apakah sudah terdeteksi kembali 3. Periksa Kabel IDE Cara mengatasi hardisk internal tidak terbaca di BIOS dapat Anda lakukan dengan mengecek kondisi kabel IDE atau Integrated Drive Electronics. Yaitu sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan CPU ke hardisk. Apabila proses pemasangannya tepat tentu tidak menjadi masalah. Akan tetapi, jika Anda memasangnya secara tidak tepat tentunya hal ini bisa menjadi penyebab utama mengapa hardisk tidak dapat terbaca. Oleh karena itu, cobalah memperbarui keadaan pemasangan tersebut dengan baik dan benar. 4. Ganti HDD Baru Apabila beberapa hal di atas sudah Anda coba tetapi belum berhasil, maka salah satu cara untuk mengatasi lainnya adalah dengan mengganti HDD baru. Tentu bisa jadi solusi terbaik sehingga memori penyimpanan kembali bisa digunakan tanpa perlu khawatir tidak terbaca lagi. Tentunya sangat disarankan untuk memakai merk hardisk terbaik. Jangan lupa juga memakai SSD sekaligus agar bisa mengecek kerusakan saat ini. Apakah hanya terjadi pada memori penyimpanan data tersebut atau bahkan SSD juga. Sudah Tau Penyebab dan Cara Mengatasi Hardisk Tidak Terbaca di BIOS? Anda sekarang sudah memahami tentang beberapa penyebab sekaligus hardisk tidak terbaca di BIOS. Baik pada versi eksternal maupun internalnya. Perangkat keras ini sendiri memiliki fungsi penting dalam menyimpan data serta OS pada komputer dan laptop. Apabila tidak terbaca tentunya pengguna akan terganggu saat mencari file di dalamnya atau bahkan tidak bisa menemukannya sama sekali. Untuk itu, pahami beberapa penyebabnya di atas kemudian praktekkan pula beberapa cara mengatasinya agar hardisk kembali terdeteksi. Pastikan selalu menjaga kebersihan pin hardisk serta memasang hardisk eksternal dengan tepat dan hati-hati agar tidak mudah mengalami masalah. Perangkat penyimpanan ini juga perlu Anda pakai secara tepat sehingga jangan sampai berlebihan karena bisa saja menyebabkan masalah baru lainnya.
Hardisk merupakan tempat penyimpanan yang digunakan pada laptop atau PC dengan muatan yang berbeda-beda. Ketika seseorang ingin melakukan penyimpanan maka hardisk akan terbaca pada BIOS dan hal tersebut juga terbaca pada komputer. Bagaimana jika hardisk tidak terbaca di BIOS dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya simak dibawah. Penggunaan hardisk saat dibutuhkan oleh seseorang yang ingin melakukan penyimpanan atau memindahkan file ke ke komputer lain. Jika hardisk tidak terbaca, maka akan sulit melakukan transfer file pada komputer. Pengguna harus mencari solusi atau cara mengatasinya agar harddisk dapat terbaca di BIOS. 1. Pastikan Hardisk Mendapatkan Arus Daya2. Bersihkan PIN Hardisk3. Update BIOS4. Periksa Kabel IDE5. Ganti HDD Baru 1. Pastikan Hardisk Mendapatkan Arus Daya Hal pertama yang dapat dipastikan oleh pengguna yaitu arus daya yang mengalir harus berjalan dengan baik. Kemungkinan pengguna salah atau kurang baik dalam memasang kabel pada power supply. Ketika power supply tidak optimal maka akan membuat hardisk tidak terbaca akibat kurangnya catu daya. Hal lain yang sering terjadi yaitu itu power supply yang tersenggol atau tidak terpasang dengan benar. Jadi, membuat hardisk tidak terbaca pada komputer dan juga BIOS, Pengguna harus memastikan kembali bahwa kabel tidak tersenggol. 2. Bersihkan PIN Hardisk Membersihkan PIN hardisk merupakan hal yang penting agar dapat terbaca oleh komputer dan juga BIOS. Adanya kotoran menghambat laptop untuk membaca sehingga hardisk perlu untuk dibersihkan. Hardisk dapat dibersihkan menggunakan peralatan seperti obeng, tisu, kuas, dan alat penghapus. Membersihkan hardisk merupakan yang ampuh meskipun sepele. Hal ini dikarenakan terlalu banyak kotoran hanya akan membuat rusak hardisk. Untuk alat penghapus dapat menggunakan dua jenis yaitu kotor dan bersih agar kotoran yang ada pada alat tersebut tidak masuk kembali. 3. Update BIOS Bukan hanya hardisk yang tidak dapat terbaca oleh BIOS namun perangkat lainnya juga dapat jika memang bios belum di update. Hal ini menunjukkan bahwa bios membutuhkan update versi terbaru untuk cara membaca yang lebih baik. BIOS merupakan sistem yang juga dapat memiliki versi terbaru sehingga pengguna komputer harus mengetahui waktu untuk update. Setelah melakukan update bios biasanya hardisk akan kembali terbaca dan dapat digunakan pada komputer. Hal ini terjadi jika bios yang bermasalah sehingga membutuhkan versi terbarunya untuk performa kerja yang lebih baik. 4. Periksa Kabel IDE Kabel ini merupakan penghubung antara hadis dan juga CPU sehingga dapat mempengaruhi kemampuan membaca BIOS. Jika kabel ini tidak terpasang dengan baik maka sudah pasti bios tidak dapat membaca hardisk. Selain itu, kabel IDE memiliki 3 konektor yang kemungkinan memiliki kerusakan dari salah satu kabel tersebut. Ada baiknya pengguna melakukan pemeriksaan terhadap kabel tersebut sebelum menyalakan komputer. Jika terdapat kesalahan pada kabel ini maka dapat diperbaiki terlebih dahulu agar dapat mendeteksi hardisk. 5. Ganti HDD Baru Selanjutnya ada cara mengatasi hardisk tidak terbaca di bios yaitu dengan mengganti hdd baru. Kemungkinan hardisk yang sedang digunakan tersebut sudah tidak layak lagi untuk melakukan penyimpanan sehingga sudah rusak. Pengguna dapat menggantinya dengan membeli yang baru yang berupa hdd atau SSD. Memberi atau mengganti dengan SSD dapat melihat apakah hal tersebut hanya terjadi pada hardisk atau juga SSD. Disarankan untuk membeli hdd dengan merek lebih bagus dengan kualitas baik sehingga dapat terbaca oleh BIOS. Itulah cara mengatasi hardisk tidak terbaca di bios dengan mudah sehingga dapat dibaca kembali. Hardisk merupakan tempat penyimpanan yang cukup besar untuk menampung berbagai jenis dokumen. Terkadang adanya kerusakan membuat hardisk tidak terbaca pada komputer maupun BIOS.
Hard disk merupakan komponen perangkat IT yang digunakan untuk menyimpan data. Jika hard disk tidak terbaca di BIOS Basic Input Output System, ini akan menjadi masalah. Sebab, kondisi semacam ini menjadikan perangkat laptop stuck di proses pembacaan data. Sebetulnya, kenapa hard disk tidak terbaca di BIOS? Masalah ini bisa terjadi karena beberapa hal, mulai dari pin hard disk yang kotor hingga rusak. Adapun salah satu upaya mengatasinya yaitu dengan cara masuk BIOS untuk memastikan status hard disk. Untuk memahaminya lebih lanjut, artikel ini telah merangkum penyebab dan cara mengatasi hard disk tidak terbaca di BIOS. Jadi, simak sampai habis! Ketika perangkat IT Anda bermasalah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui sumber penyebabnya terlebih dahulu. Pasalnya, mengetahui penyebab permasalahan akan membantu Anda menemukan solusi yang tepat. Nah, untuk masalah hard disk tidak terbaca di BIOS, berikut ini beberapa penyebabnya 1. Pin Hard Disk Kotor Saat hard disk tidak terbaca di BIOS, Anda bisa langsung cek bagaimana kondisi pin perangkat keras tersebut. Sebab, hal semacam ini bisa terjadi karena pin hard disk-nya yang bermasalah, seperti kotor atau posisi pemasangannya kurang pas. Jadi, untuk mengetahui apakah keadaan hard disk yang menjadi sumber masalah, buka casing laptop Anda dan cek keadaannya. 2. Hard Disk Rusak Bad Sector Selain kotor, hard disk tidak terbaca di BIOS bisa disebabkan oleh adanya kerusakan pada hardware tersebut. Biasanya, kerusakan ini terjadi karena hard disk digunakan secara terus-menerus. Akibatnya, komputer akan stuck di proses pembacaan data, sehingga fungsi perangkat keras lainnya juga akan terganggu. Baca juga Cara Memperbaiki Mouse yang Tidak Bergerak, Efektif! 3. Hard Disk Tidak Diaktifkan di BIOS Jika tidak menemukan masalah pada kondisi hard disk, Anda bisa memeriksa statusnya di BIOS. Bisa jadi, hard disk tidak terbaca di BIOS karena memang belum diaktifkan. Di beberapa motherboard tertentu, hard disk perlu diaktifkan terlebih dahulu, karena BIOS biasanya mematikan sambungan perangkat penyimpanan yang tidak digunakan. 4. Driver Hard Disk bermasalah Setiap software maupun hardware membutuhkan driver agar bisa terdeteksi dan dijalankan oleh sistem, begitu pun hard disk. Apabila driver hard disk bermasalah, kondisi ini memungkinkannya tidak terdeteksi oleh BIOS. 5. Terjadi Kesalahan dalam Proses Instalasi Di samping permasalahan pada hardware, hard disk tidak terbaca di BIOS bisa disebabkan oleh adanya kesalahan pada proses instalasi. Bisa jadi, ada komponen yang tidak dipasang sebagaimana mestinya, misalnya salah menyambungkan kabel atau posisi hard disk-nya kurang pas. Jika demikian, Anda perlu membongkar laptop yang digunakan, lalu pasang ulang hard disk-nya. 6. BIOS Belum Di-update Umumnya, perusahaan akan selalu melakukan pembaruan terhadap software perangkat IT untuk meningkatkan fungsi dan performanya. Jadi, pastikan bahwa Anda meng-update BIOS secara berkala jika ada pemberitahuan pembaruan. Sebab, untuk mendeteksi hard disk keluaran terbaru, Anda membutuhkan versi BIOS yang mumpuni. Jika tidak, ini akan menyebabkan hard disk tidak terbaca di BIOS. Cara Mengatasi Hard Disk Tidak Terbaca di BIOS Setelah mengetahui apa saja penyebab hard disk tidak terbaca di BIOS, Anda tidak perlu bingung lagi jika masalah ini terjadi. Tapi pertanyaannya, bagaimana cara mendeteksi hard disk di BIOS? Sehubungan dengan itu, berikut ini cara memperbaiki hard disk tidak terbaca di BIOS, agar kembali terdeteksi 1. Memastikan Kabel IDE atau SATA Sudah Tersambung Cara pertama, Anda perlu memastikan bahwa kabel IDE atau SATA sudah tersambung dengan baik. Integrated Drive Electronics IDE dan Serial Advanced Technology Attachment SATA merupakan kabel yang sama-sama digunakan untuk menghubungkan CPU dengan hard disk. Bedanya, kabel SATA banyak digunakan di laptop keluaran terbaru karena transfer datanya lebih cepat dibandingkan IDE. Namun, terlepas dari jenis yang digunakan, Anda perlu memeriksa bahwa kabel penghubung ini telah terpasang sebagaimana mestinya, sehingga hard disk bisa terbaca di BIOS. Baca juga 8 Cara Mengatasi Laptop Black Screen, Kenali Penyebabnya! 2. Bersihkan Pin Hard Disk Seperti yang diketahui, salah satu penyebab hard disk tidak terbaca di BIOS adalah pin yang kotor. Jika demikian, cara mengatasinya adalah bersihkan pin hard disk pada perangkat yang digunakan. Siapkan obeng dan alat pembersih hard disk, seperti kuas, tisu kering, ataupun penghapus yang masih baru. Pastikan semua alat-alat yang digunakan bersih, agar tidak menambah kotoran pada hard disk laptop. Apabila sudah dibersihkan, pasang hard disk kembali dengan benar. 3. Memeriksa Status Hard Disk di BIOS Seperti pada penjelasan sebelumnya, motherboard tertentu dapat mematikan kabel perangkat penyimpanan yang tak digunakan, sehingga hard disk tidak terbaca di BIOS. Agar hard disk kembali terbaca, pastikan bahwa statusnya sudah diaktifkan. Namun, jika status hard disk masih mati, Anda bisa mengubah setting-nya secara manual. Caranya, Anda ke masuk BIOS terlebih dahulu, lalu ikuti langkah-langkah mengaktifkan hard disk berikut ini Jika sudah masuk ke BIOS, tekan tombol F7 pada keyboard untuk masuk ke “Advanced Mode” Klik “Boot” pada halaman yang muncul Klik “Launch CSM” Klik “Enabled” Tekan tombol F10 di keyboard Klik OK 4. Update BIOS Meski dalam beberapa kasus BIOS lama bisa mendeteksi hard disk versi terbaru, tapi tidak ada salahnya untuk melakukan pembaruan. Sebab, tak dapat dipungkiri bahwa BIOS yang belum di-update juga merupakan penyebab hard disk tidak terbaca. Oleh karena itu, update BIOS laptop Anda hingga ke versi yang paling baru. Setelah itu, periksa kembali, apakah hard disk laptop Anda sudah bisa dibaca oleh BIOS. 5. Ganti Hard Disk dengan yang Baru Jika Anda sudah melakukan berbagai cara, tapi masalahnya belum bisa teratasi, mungkin memang sudah saatnya untuk mengganti hard disk dengan yang baru. Anda bisa mengganti hard disk ketika perangkat tersebut sudah digunakan dalam jangka waktu lama. Pasalnya, ini dapat menyebabkan hard disk tidak terbaca di BIOS, dan performanya pun juga akan menurun. Jadi, jika Anda sudah menggunakan hard disk tersebut sekitar 3-5 tahun, lebih baik ganti dengan yang baru untuk menunjang performa laptop. Selesaikan Masalah Perangkat IT dengan Layanan Asani Dari penjelasan di sebelumnya, diketahui bahwa terdapat beberapa penyebab hard disk tidak terbaca di BIOS. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan berbagai cara, mulai dari membersihkan pin hard disk hingga menggantinya dengan yang baru. Namun, selain menggunakan cara di atas, Anda juga bisa menggunakan layanan Asani sebagai solusi permasalahan perangkat IT. Asani sendiri menyewakan perangkat IT, termasuk laptop, PC, NAS, dan lainnya untuk menunjang kebutuhan perusahaan Anda. Dengan menyewa perangkat IT di Asani, Anda tak perlu khawatir akan berbagai permasalahan yang mungkin terjadi, karena telah disediakan layanan IT Expert untuk membantu menanganinya. Tak hanya itu, Asani juga menyediakan layanan IT Asset Management yang akan memudahkan Anda dalam mengelola perangkat IT. Jika tertarik, silakan cek katalog Asani untuk memilih perangkat IT sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Kabar baiknya, menyewa perangkat IT di Asani tidak akan dikenai biaya tambahan. Yuk, segera ajukan penawaran dan dapatkan perangkat IT sesuai dengan kebutuhan sekarang juga! Baca juga 6 Cara Mengatasi SSD Tidak Terbaca di BIOS, Mudah & Efektif!