Jalurini merupakan jalur yang umum digunakan untuk menuju BAndung. karena waktu tempuhnya yang paling cepat. Dari Jakarta, Anda menuju simpang susun Cawang, masuk Tol Jakarta-Cikampek, melewati gerbang tol Cikarang Utama hingga daerah Karawang Timur, belok kiri di KM. 67, melewati Simpang susun Dawuan yang menghubungkan anda dengan tol Purbaleunyi untuk kemudian tiba di Bandung via pintu tol Asik pokoknya naik bus Jakarta-Bandung zaman itu mah, belum lewat tol, meliuk-liuk di Puncak, berkabut, dingin. Istirahatnya di Cipanas, restoran Roda. Naik yang enggak pakai AC rasanya juga enggak masalah," tutur Kosasih. Tidak diketahui pasti kapan Parahyangan pamit undur diri dari rute Jakarta-Bandung. Saatpetugas berhasil mengidentifikasi sepeda motor pelanggar, kata Yusri, B datang ke Ditlantas Polda Metro, Senin (26/4/2021), mengakui perbuatannya sembari membawa sepeda motor yang dikendarai saat menerobos Dari pemeriksaan kata Yusri, B merupakan warga Kepulauan Riau, yang belum lama tinggal di Jakarta. JalanTol Jakarta-Cikampek II Selatan beroperasi fungsional mulai dari Sta 62+000 sampai Sta 53+500 sebagai jalur alternatif pengguna jalan pada periode arus mudik dan balik, tepatnya dari Jalan Tol Cileunyi-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. TEMPOCO, Tasikmalaya - Jalur utama selatan, Tasikmalaya, mulai diserbu pemudik yang mengendarai sepeda motor pada H-4 Lebaran atau Ahad, 4 Agustus 2013. Pada pukul 08.00, pengendara sepeda motor yang melintas mencapai 31.284 kendaraan. Menurut petugas dinas perhubungan di Pos Jembatan Timbang Gentong, Dadang Suganda, angka itu naik 400 persen dibandingkan H-5 yang hanya 8.766 sepeda motor. DishubDKI sedang menyiapkan perluasan jalur ganjil genap menjadi 25 titik dari sebelumnya 13 titik. "Kalau gage saat ini memang masih di 13 ruas jalan tapi sedang dievaluasi di tingkatkan ke 25 ruas jalan. Di kembalikan sebagaimana yang diatur dalam Pergub Nomor 88 Tahun 2019," kata Syafrin, Selasa (24/5/2022). Sejumlahkendaraan pemudik menuju Bandung-Jakarta antre di jalur selatan Kadipaten Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (28/4/2022). Pada H-3 Lebaran 2022 arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Barat menuju Jawa Tengah terpantau padat dan diberlakukannya sistem satu arah untuk mengurai kemacetan. "Emang sengaja naik motor, mau TerowonganII jalur kereta cepat Jakarta-Bandung capai 70%. Selasa, 18 Januari 2022 13:56 WIB. % buffered. 00:00. 00:00. ANTARA - Pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sempat mengalami sejumlah kendala konstruksi di tunnel (terowongan) 2. Namun, menurut Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi sudah Bacajuga: Penampakan Terowongan Halim 1,8 Kilometer Kereta Cepat Jakarta Bandung. Diperkirakan KCIC akan beroperasi awal tahun 2022 dan hanya berhenti di stasiun-antara Walini, Purwakarta, Jawa Barat. Jalur yang akan membutuhkan 12.000 batang rel itu menembus beberapa bukit dan gunung dengan lima terowongan dan ditunjang 1.741 batang pier. JalurAlternatif Bandung Jakarta. Feb 26, 2021. Bekasi - Bandung, 157 km Ditempuh Pakai Motor Sendirian. Ngapain? Masuk Lewat GT Cikedung, Bus Arah Jakarta Pilih Jalur Alternatif Indramayu - Naik Pesawat Jakarta-Bandung (Bukan) Sekadar Gaya-gayaan Halaman 1 - Kompasiana.com. Z07qV. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID pFUGPRKs34uVdYUpco6hi8ZUjOtc_tnD6IDIXifKUhUObKbh0hgjjw== Ada yang suka touring? Nah kali ini aku mau share pengalaman aku touring Jakarta – Bandung menggunakan motor. Touring ini aku gak ikut rombongan ya. Jadi aku berangkat cuma berdua 1 motor. Sebenarnya ini dadakan banget, saking dadakannya H-1 itu aku dan temanku masih bimbang antara touring ke Bandung atau liburan aja ke Yogya. Hari sebelumnya sebenarnya udah fix tuh buat touring, terus rencananya besok bakalan service motor dulu. Tapi dasarnya aku rada labil, sampai H-1 jam 12 siang aku masih bingung tuh antara Bandung atau Yogya. Setelah mempertimbangkan satu dan lain hal read; biaya, akhirnya jadi deh tu touring. Cus lah service motor sore-sore. Untung aja ada bengkel yang masih buka, yah walaupun ni bengkel rada ngeselin. Supaya gak kemalaman seperti trip sebelumnya FYI ini bukan kali pertama aku touring Jakarta-Bandung, kami memutuskan buat berangkat jam 5. Tapi dasarnya partner perjalananku kali ini emang agak lelet ditambah drama bolak-balik ngecek pintu udah dikunci apa belum, jadi lah kami berangkat jam setengah 7. πŸ˜“Jalur Jakarta – Bandung sebenarnya ada banyak. Cuma yang aku tau ada 3 rute, yaitu Jakarta – Bekasi – Cikampek – Purwakarta – Padalarang – BandungJakarta – Bogor – Puncak – Cianjur – Padalarang - BandungJakarta – Cileungsi – Jonggol – Cipatat – Padalarang – Bandung Touring sebelumnya aku lewat jalur 1 dan gak pengen mengulang lagi lewat jalur ini. Sebenarnya jalurnya lumayan bagus dan ramai, jalannya juga gak terlalu banyak naik-turun alias rata. Hanya saja jalur ini agak gersang dan berdebu. Optimus primenya juga banyak. Jadi untuk touring kali ini jalur 1 diblacklist. Dari hasil searching sana sini malam sebelumnya, jadilah kami memutuskan lewat jalur 2 atau jalur Puncak yang katanya pemandangannya bagus. Ya walaupun sebenarnya aku rada takut ni lewat puncak. Gak tau kenapa menurutku jalur puncak tu rawan. Jujur aja ni ya, walaupun udah 6 tahun di Jakarta tapi aku belum pernah liburan ke puncak.✌✌Ketika udah jalan sekitar setengah jam, gak tau gimana jalurnya berubah jadi lewat Jonggol alias jalur 3. Aku juga bingung salahnya dimana. Entah aku yang bego atau gmapsnya yang rada usil. Yo wes lah ya karena males muter dan cari jalur lagi kita ikutin aja dah tu si gmaps ini. Asal dia gak bawa mendaki gunung lewati lembah aja deh ya. Dari yang aku baca jalur Jonggol ini relatif lebih banyak optimus primenya dan jalannya banyak yang kurang bagus. Tapi pas aku berangkat itu malah relatif sunyi, mungkin karena weekday dan bukan musim liburan. Jalur ini melawati perbukitan, jadi jalannya ya naik-turun tapi pemandangannya bagus dan sejuk. Untung si bebek ini kuat walaupun rada ngos-ngosan. Dibeberapa bagian memang ada jalan yang kurang bagus atau berlubang. Untuk teman-teman yang ingin melewati jalur ini, aku sarankan buat berangkat pagi karena memang jalur ini gak seramai jalur yang melewati Purwakarta dan Puncak. Jalur ini juga minim penerangan jadi kalau malam kayaknya bakalan serem deh, apalagi jika touringnya gak bersama rombongan. Owh iya disini itu minim banget SPBU, jadi untuk jaga-jaga usahakan mengisi full bahan bakar ketika menemukan SPBU. Setelah sekitar 5 jam perjalanan include istrirahat makan, akhirnya kami sampai di Bandung jam 12 siang. Seperti biasa, Bandung tetap macet dan adem. Setelah menjelajah Bandung selama 3 hari, akhirnya tiba waktunya buat kembali ke Jakarta. Back to real life. Untuk jalur kembali ke Jakarta kami memilih melewati jalur yang sama dengan saat berangkat yaitu jalur 3 alias jalur Jonggol. Nah perjalanan pulang ini relatif lebih ramai, mungkin karena weekend. Disepanjang jalan juga banyak terlihat kendaraan plat B. Lagi pada janjian buat liburan ke Bandung kali ya. Perjalanan pulang ini kami tempuh sekitar Β±7 jam. Lebih lama dari waktu berangkat karena memang cuaca kurang bagus dan ditambah lagi kondisi tubuh yang tidak se-fit saat berangkat. Oh iya, saat pulang ini kami juga menyempatkan diri untuk makan di tempat makan yang pemandangannya bagus, makanannya enak dan harganya murah. Tapi aku lupa nama tempatnya padahal sangat sangat sangat recommended πŸ™πŸ™. Tempatnya pas banget diseberang SPBU daerah Bogor sekitar Β±2 jam dari Jakarta. Yang paling aku suka dari perjalanan ini adalah harga makanannya murah-murah πŸ˜πŸ˜β€¦ Kalau misalnya ditanya, apakah aku mau touring Jakarta-Bandung lagi? Jawabannya pasti YAAA. Entah kenapa Bandung tu punya daya tarik sendiri yang buat aku ingin kembali. Walaupun capek tapi asik aja gitu. Eitssss, tergantung partner perjalanannya kali ya..